Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kepulauan Tanimbar Jadi Lokus Penelitian Akademisi Unlesa

Ketua Bawaslu dan tiga akademisi Unlesa

Ketua Bawaslu Kepulauan Tanimbar Mathias Alubwaman berfoto dengan tiga akademisi dari kampus Universitas Lelemuku Saumlaki yang tengah melakukan penelitian, bertempat di Kantor Bawaslu Kepulauan Tanimbar, Rabu (9/7/2025).

HUMAS- Akademisi dari Universitas Lelemuku Saumlaki (Unlesa) melakukan penelitian/ riset di Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Tiga orang peneliti dari Unlesa menyambangi Kantor Bawaslu Kepulauan Tanimbar pada Rabu (9/7/2025).

Ketiganya ialah Amtai Alaslan; dosen Program Studi Ilmu Administrasi Negara Unlesa sekaligus ketua tim peneliti, Aresyama Hein Temmar; Dosen sekaligus anggota tim peneliti, dan Elarena T. Bulurditty; mahasiswa selaku anggota tim peneliti).

Ketiga peneliti dijamu oleh Ketua Bawaslu Kepulauan Tanimbar Mathias Alubwaman di ruangannya. Diskusi dan wawancara berlangsung selama lebih kurang selama dua jam.

Adapun penelitian akademis tersebut bertemakan "Politisasi identitas berbasis budaya Duan Lolat sebagai strategi meningkatkan elektoral dalam kontestasi Pilkada tahun 2024 di Kabupaten Kepulauan Tanimbar".

Di antara topik yang dibahas saat wawancara ialah terkait adat dan politik, temuan dugaan politik uang, tingkat partisipasi masyarakat, dan lain sebagainya.

Ketua Bawaslu Kepulauan Tanimbar Mathias Alubwaman menyambut baik penelitian yang dilakukan akademisi Unlesa di lembaga yang dipimpinnya.

"Tentu kami mengapresiasi, dan mendukung penelitian yang dilakukan oleh akademisi dari Unlesa," kata Alubwaman.

Menurutnya, penelitian atau riset tentang kepemiluan sangat penting dalam alam demokrasi.

"Hasil penelitian akademis dari Unlesa nantinya kami yakini dan sekaligus berharap dapat memberikan sumbangsih terhadap ilmu pengetahuan, dan perjalanan pemilu ke depannya," tambahnya.
(*)

-why-